Skip to main content

Konsep Support dan Resistance: Pengertian & Cara Menentukan

Erwanto KhusumaErwanto Khusuma16 Mar 2026Ditinjau oleh Analis Lumen
Konsep Support dan Resistance: Pengertian & Cara Menentukan

Dalam analisis teknikal, salah satu konsep yang paling sering digunakan trader adalah support dan resistance. Kedua level ini membantu trader memahami area harga penting di mana pasar sering mengalami perubahan arah.

Support resistance adalah area harga pada chart yang sering menjadi titik pantulan atau penolakan harga. Dengan memahami level ini, trader dapat menentukan area potensial untuk membuka atau menutup posisi trading.

Konsep support dan resistance digunakan di berbagai pasar seperti forex, emas, saham, maupun cryptocurrency.

Apa Itu Support?

Support adalah level harga di mana tekanan beli dianggap cukup kuat untuk menghentikan penurunan harga.

Menurut Babypips, ketika harga mendekati level support, banyak trader mulai membeli karena menganggap harga sudah cukup murah. Akibatnya, penurunan harga sering melambat atau bahkan berbalik arah.

Beberapa karakteristik support antara lain:

  • harga sering memantul dari level tersebut

  • muncul tekanan beli yang meningkat

  • sering menjadi area entry bagi trader

Support dapat terbentuk karena faktor psikologis pasar, di mana banyak trader melihat area tersebut sebagai harga yang menarik untuk membeli.

Pengertian Resistance

Kebalikan dari support, resistance adalah level harga di mana tekanan jual cukup kuat untuk menghentikan kenaikan harga.

Ketika harga mendekati resistance, banyak trader mulai mengambil keuntungan atau membuka posisi jual. Akibatnya, kenaikan harga sering tertahan atau berbalik arah.

Beberapa karakteristik resistance antara lain:

  • harga sering gagal menembus level tersebut

  • muncul tekanan jual yang meningkat

  • sering menjadi area untuk mengambil profit

Resistance sering muncul pada area harga yang sebelumnya pernah menjadi titik pembalikan tren.

Cara Menentukan Level Support dan Resistance

Menentukan support dan resistance merupakan salah satu keterampilan dasar dalam trading.

Ada beberapa metode yang sering digunakan trader.

Melihat swing high dan swing low

Level support sering terbentuk di area swing low, yaitu titik terendah pada chart.

Sementara resistance sering terbentuk di area swing high, yaitu titik tertinggi pada chart.

Melihat area harga yang sering disentuh

Jika harga sering memantul dari suatu level tertentu, level tersebut biasanya dianggap sebagai support atau resistance penting.

Semakin sering level tersebut diuji, semakin kuat level tersebut dianggap oleh trader.

Menggunakan timeframe yang lebih besar

Timeframe seperti H4 atau Daily sering memberikan level support dan resistance yang lebih kuat dibandingkan timeframe kecil.

Support Menjadi Resistance (dan Sebaliknya)

Dalam analisis teknikal, terdapat konsep penting yang disebut role reversal.

Role reversal terjadi ketika:

  • support yang ditembus berubah menjadi resistance

  • resistance yang ditembus berubah menjadi support

Contohnya:

Jika harga menembus resistance dengan kuat, level tersebut sering berubah menjadi support baru ketika harga kembali melakukan koreksi.

Fenomena ini terjadi karena perubahan psikologi pasar. Trader yang sebelumnya menjual di resistance sering berubah menjadi pembeli ketika harga kembali ke level tersebut.

Jenis Support dan Resistance

Support dan resistance tidak selalu berbentuk garis horizontal. Ada beberapa jenis support dan resistance yang sering digunakan dalam trading.

Support Resistance Horizontal

Ini adalah jenis support dan resistance yang paling umum.

Level ini terbentuk dari area harga yang sering menjadi titik pantulan sebelumnya.

Trader biasanya menggambar garis horizontal pada level tersebut di chart.

Support Resistance Dinamis

Support dan resistance juga dapat berubah seiring waktu.

Contoh support resistance dinamis adalah:

Dalam tren naik, moving average sering berfungsi sebagai support dinamis. Sebaliknya, dalam tren turun, moving average dapat berfungsi sebagai resistance dinamis.

Contoh Support dan Resistance di Chart Emas dan Forex

Support dan resistance sering digunakan dalam trading forex dan emas.

Contohnya pada pasangan EUR/USD atau emas XAU/USD.

Misalnya pada chart emas:

  • harga emas sering memantul di area support tertentu

  • ketika harga naik mendekati resistance, sering terjadi penolakan harga

Trader sering menggunakan level ini untuk menentukan:

  • area entry

  • target profit

  • level stop loss

Dengan memahami support dan resistance, trader dapat membaca struktur pasar dengan lebih jelas.

Kesimpulan

Support dan resistance adalah konsep dasar dalam analisis teknikal yang membantu trader mengidentifikasi area penting pada chart. Support merupakan level di mana harga cenderung berhenti turun, sedangkan resistance adalah level di mana kenaikan harga sering tertahan.

Trader menggunakan level ini untuk menentukan area entry, target profit, dan stop loss. Selain berbentuk horizontal, support dan resistance juga dapat bersifat dinamis seperti pada moving average atau trendline.

Dengan memahami konsep ini, trader dapat membuat keputusan trading yang lebih terstruktur dan terencana.

FAQ

Apa itu support dalam trading?
Support adalah level harga di mana tekanan beli cukup kuat untuk menghentikan penurunan harga.

Apa yang dimaksud dengan resistance?
Resistance adalah level harga di mana tekanan jual cukup kuat untuk menahan kenaikan harga.

Bagaimana cara menentukan support dan resistance?
Trader biasanya menentukan support dan resistance dengan melihat swing high, swing low, serta area harga yang sering menjadi titik pantulan pada chart.

Related posts